

Today, Kartini day, huraaayyyy...
kebaya an? ya enggak lah, kan ribet, hari Kartini kan gak perlu literally pake kebaya kayak ibu Kartini :).
Tapi hari ni saya patut bersyukur, menikmati menjadi perempuan merdeka yang berhak menentukan nasibnya sendiri. Ibu Kartini merupakan tonggak perempuan Indonesia bisa bangkit dan setara dengan pria walaupun gak melupakan kodratnya, emansipasi istilah kerennya :).
Saya gak salah kaprah sama emansipasi. Dengan emansipasi bukan berarti saya ingin menggantikan posisi laki laki. Saya sadar, saya hanya wanita yang punya banyak kelemahan dan kekurangan layaknya wanita. Menurut saya, wanita dan pria punya tanggung jawab masing masing dan tidak tergantikan. Dengan adanya emansipasi yang di gagas sama ibu Kartini bukan berarti wanita menggantikan posisi pria. Kita hanya setara, kita berhak menyuarakan pendapat, kita juga berhak mendapatkan kesempatan yang sama seperti pria dalam hal pendidikan dan pekerjaan, tapi pria dan wanita memang punya kodrat masing2. Dengan emansipasi kita bukan lagi bawahan pria tapi kita adalah partner.
Saya mensyukuri cara pandang ibu Kartini yang pada masanya mungkin bukan pandangan yang lazim, cenderung kontroverisal malah, saya mensyukurinya. Karena beliau sekarang saya dan jutaan perampuan lainnya di Indonesia tidak terkukung tembok dapur dan melulu urusan rumah tangga, dunia wanita Indonesia modern tidak lagi sempit. Saya bisa menikmati masa lajang yang cenderung lebih lama, saya bisa menikmati bekerja mendapat penghasilan sendiri tanpa harus bergantung pada siapa2, dan saya mendapat kemerdekaan untuk menentukan kapan dan dengan siapa nanti saya akan menikah. Pun bila nanti saya memutuskan hidup hanya dengan menjadi ibu rumah tangga, itu adalah merupakan keputusan yang saya ambil dengan senang hati hasil kompromi dengan pasangan tanpa mengorbankan perasaan saya ataupun di bawah tekanan.
Maka perempuan perempuan Indonesia, mari bersyukur dan nikmati setiap anugrah yang kita dapat, jangan sia sia kan kemerdekaan kita sekarang dengan tindakan yang bodoh, merendahkan, dan membuat kita dilecehkan. Jadi wanita Indonesia jaman sekarang harus pintar, berani menghadapi keras nya kehidupan tanpa mengorbankan integritas diri.
Cheeersss buat semua perempuan Indonesia yang berani menghadapi hidupnya :) -May-